Untuk yang kesekian kalinya, Rasa trauma dengan bentakan dan kekerasan keluar lagi, ketika mendengar suara keras yang penuh amarah keluar dari mulut ayah saya yang dilontarkannya kepada adik saya. Rasa marah kepada adik saya itu memang boleh saja tapi tolong jangan menggunakan kekerasan atau suara yang sangat keras. Ayah biasakan memarahinya dengan kata-kata yang bijak dan tenang. Ayah tolong jangan lakukan itu lagi cukup aku yang mengalami trauma ini jangan sampai adik aku mengalaminya, aku takut kalau dia kedepannya akan ketakutan kalau melihat orang seperti ayah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar